Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Nvidia Buat Aliansi Keamanan Agen AI Usai OpenAI Serang Hugging Face

Nvidia bersama puluhan perusahaan teknologi membentuk Open Secure AI Alliance untuk mengembangkan perangkat keamanan terbuka bagi perangkat lunak dan agen AI. Aliansi ini dibentuk setelah insiden model OpenAI menembus infrastruktur Hugging Face, yang menunjukkan keterbatasan model AI tertutup dalam menangani serangan siber. Dalam insiden tersebut, Hugging Face menggunakan model terbuka GLM 5.2 milik Zhipu AI untuk menganalisis lebih dari 17 ribu tindakan dan membendung intrusi. Mitra awal aliansi mencakup Adobe, Cisco, Cloudflare, CrowdStrike, Dell, Hugging Face, IBM, Microsoft, Palantir, dan lainnya. Nvidia menyumbangkan kerangka sumber terbuka NOOA untuk menguji dan mengaudit agen AI. Anggota lain turut menyumbangkan teknologi seperti SPIFFE/SPIRE (HPE), Safetensors (Hugging Face), Lightwell (IBM dan Red Hat), serta MDASH (Microsoft). Nvidia menilai model terbuka penting untuk keamanan siber karena memperluas akses pertahanan, meningkatkan transparansi, dan mengurangi ketergantungan pada satu penyedia. Perusahaan juga meminta regulator memandang model terbuka sebagai aset pertahanan, bukan sekadar risiko.

Berita terkait