Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

OpenAI Klaim Pecahkan Teka-teki Matematika 90 Tahun dalam 88 Jam

OpenAI mengklaim berhasil menemukan solusi untuk persoalan Navier-Stokes existence and smoothness problem, salah satu Millennium Prize Problems yang paling sulit, dalam waktu 88 jam. Pengerjaan dilakukan oleh sekitar 10.000 agen kecerdasan buatan (AI) yang bekerja secara paralel menggunakan model internal terbaru perusahaan. OpenAI memperkirakan biaya pengerjaan sekitar USD 10 juta (setara Rp175,9 miliar), dengan para agen bertukar hampir tiga juta pesan dan menggunakan sekitar 130 miliar output tokens khusus untuk persoalan ini.

Namun, klaim ini belum berarti persoalan tersebut resmi terpecahkan. OpenAI mengakui solusi yang dihasilkan hanya menyelesaikan dua dari empat pernyataan yang disyaratkan dalam pembuktian Millennium Prize. Selain itu, solusi tersebut belum diverifikasi secara independen dan belum diterima oleh Clay Mathematics Institute, lembaga yang mengelola penghargaan senilai USD 1 juta. OpenAI menegaskan tidak bermaksud mengklaim Millennium Prize untuk hasil ini.

Klaim tersebut juga memicu kontroversi mengenai prioritas penelitian. Tristan Buckmaster, profesor matematika di New York University, bersama Levent Alpöge dari Anthropic, mengaku juga sedang mengembangkan solusi untuk persoalan yang sama menggunakan Codex, perangkat AI milik OpenAI. Buckmaster menyatakan bahwa informasi tentang kemajuan mereka diteruskan kepada OpenAI pada 3 September, sebelum OpenAI mulai mengerjakan persoalan tersebut secara intensif.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait