Pakar Teriak Kiamat Sudah Dekat, Trump Kasih Komen Tak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik keras isu perubahan iklim dan menggambarkannya sebagai kehebohan yang sama seperti ancaman kecerdasan buatan (AI) yang menurutnya "akan membunuh kita semua". Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyebutkan bahwa istilah "Pemanasan Global" diganti menjadi "Perubahan Iklim" karena fakta bahwa planet ini justru mendingin, bukan memanas. Ia menegaskan bahwa klaim-klaim sebelumnya tentang kiamat karena iklim tidak terwujud, sehingga menurutnya ancaman AI serupa merupakan hoaks.
Trump juga menyatakan tekadnya untuk memastikan Amerika Serikat tetap menjadi pemimpin dalam perlombaan teknologi AI global. Ia menegaskan tidak akan menghambat pengembangan AI, yang menurutnya akan jauh lebih besar dampaknya dibanding Revolusi Industri atau Internet. Namun, ia menyerahkan pengawasan dan kontrol hukum kepada Departemen Kehakiman dan lembaga penegak hukum lainnya jika diperlukan.
Beberapa saat sebelumnya, Trump juga membuat jajak pendapat kepada pengikutnya di platformnya mengenai usulan nama baru untuk kecerdasan buatan. Ini menyusul pengumumannya untuk mengganti istilah "kecerdasan buatan" yang ia sebut tidak akurat dan tidak elok. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh John McCarthy dari Universitas Stanford pada 1955.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 September 2026 pukul 21.00
Senyata Apa Ancaman AI Bunuh Manusia? Ini Skenario yang Dikhawatirkan
Berita terkait
Donald Trump Terobsesi dengan Gambar Hasil AI
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.20
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 08.20
Donald Trump Umumkan Siap Membentuk Pasukan AI
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 09.02
AI Diam-Diam Ajari Penerusnya Cara Menipu Manusia
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.00