Pakar Ungkap Penyebab Gempa Kolombia M7,4 Senin Malam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8) malam pukul 19.34.27 WIB. Episenter berada di koordinat 4,93°LU dan 76,06°BT, tepatnya 3 km barat laut El Aguila, Kolombia, dengan kedalaman 95 km. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa berjenis menengah (intra-slab) akibat deformasi internal Lempeng Nazca yang menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan di sepanjang Palung Peru-Chili. Mekanisme sumber berupa sesar geser naik (oblique thrust fault). BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami di Indonesia.
Pakar menjelaskan gempa intra-slab pada kedalaman menengah memiliki karakteristik atenuasi gelombang rendah karena merambat melalui lempeng yang kaku, padat, dan relatif dingin. Akibatnya, energi berfrekuensi tinggi terpancar efisien hingga guncangan terasa kuat dan menjangkau ratusan kilometer dari episenter. Kolombia memiliki sejarah gempa kuat: Gempa Cúcuta 1875 menewaskan sekitar 10.000 orang, gempa M8,8 lepas pantai Ekuador-Kolombia 1906 memicu tsunami dan menewaskan 1.500 orang, serta gempa M6,2 Armenia 1999 menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Bagikan
Berita terkait
Gempa Kuat Guncang NTT hingga Sumut dalam Sehari, Begini Penjelasan BMKG
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.15
BMKG Perkirakan Sesar Naik Flores Masih Akan Aktif Hingga 3 Pekan
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.00
BMKG Catat 1.624 Gempa Susulan di Flores, Aktivitas Masih Fluktuatif
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.06
BMKG: Hujan Jakarta Masih Minim hingga Sepekan, Prediksi Kemarau sampai Oktober
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.12