Pasar HP Dunia Turun 6%, Samsung dan Apple Malah Melesat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar smartphone global mengalami penurunan 6% secara tahunan pada kuartal II 2026, dengan pengiriman mencapai 272 juta unit akibat kenaikan biaya memori dan komponen. Kondisi ini memaksa produsen meninjau ulang harga dan strategi distribusi. Di tengah pelemahan, Samsung dan Apple justru tumbuh, menguasai pangsa pasar gabungan 42%. Samsung mengirimkan 60,5 juta unit (naik 5%), menguasai 22% pasar, didukung integrasi bisnis memori dan peluncuran Galaxy S26. Apple mencatat rekor 55,1 juta unit (naik 23%), dengan pangsa pasar 20%, berkat stok iPhone 17 yang lebih tinggi.
Sebaliknya, vendor China seperti Xiaomi, Oppo, dan vivo mengalami penurunan tajam. Xiaomi turun 26% menjadi 31,2 juta unit, terdampak ketergantungan pada segmen entry-level. Oppo dan vivo masing-masing turun 17% dan 18%. Omdia menilai pasar semakin terpolarisasi, dengan vendor beralih dari volume penjualan ke profitabilitas dan harga jual rata-rata yang lebih tinggi. Tekanan biaya komponen diperkirakan berlangsung hingga akhir 2026, meskipun vendor menggunakan strategi seperti cicilan dan trade-in untuk menjaga keterjangkauan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 06.17
Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik hingga Rp 5,4 Juta, Ini Rinciannya
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 17.07
CEO Apple Tim Cook Pamit, Serahkan Nahkoda ke John Ternus
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 15.27
Penjualan Smartphone Global Turun 6 Persen pada Q2 2026, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 15.25
Review Kamera Galaxy Z Fold8 Ultra vs Galaxy S26 Ultra: Mana Lebih Tangguh?
Berita terkait
8 Produk Apple Diprediksi Rilis September 2026, iPhone Lipat Jadi Bintang
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.45
Krisis Menggila, HP Mahal Mendadak Laku Keras Diborong Warga
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 16.00
iPhone 20 Pro bakal Hadir 'Tanpa Bezel' dengan Layar Lebih Lapang
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.00
iPhone Air 2 Segera Rilis Maret 2027, Spesifikasinya Tak Main-Main
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.10