Pemilik ChatGPT Ketahuan Mencuri Riset Ilmuwan, Klaim Hasil Karya AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OpenAI memicu kontroversi setelah mengklaim berhasil memecahkan persamaan Navier-Stokes, salah satu Millennium Problems, menggunakan 10.000 agen AI selama 88 jam dengan biaya jutaan dolar. Solusi tersebut mengidentifikasi kondisi 'blowup' atau singularitas pada pergerakan fluida yang dianggap tidak mungkin secara fisik.
Namun, matematikawan NYU Tristan Buckmaster menuding OpenAI mencuri hasil risetnya dan Levent Alpöge. Buckmaster menduga OpenAI mengakses pekerjaannya melalui alat AI Codex. OpenAI membantah hal tersebut, meski mengakui data pengguna produk mereka mungkin membantu meningkatkan model AI.
Kasus ini memicu kekhawatiran akademisi, termasuk Terence Tao, bahwa AI dapat merusak budaya keterbukaan riset ilmiah. Ada risiko ilmuwan menjadi tertutup dalam membagikan arah riset demi menghindari klaim prematur oleh perusahaan AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.33
Sam Altman Peringatkan Bahaya AI: Kemajuan Pesat Dapat Berakhir Buruk
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.45
OpenAI Sebut Model Terbaru Mereka 'Otak Alien', Apa Maksudnya?
Detik.com · 14 September 2026 pukul 13.20
AI Mulai Direm? Altman Tunda IPO OpenAI, Amodei Serukan Hati-hati
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 12.00
GPT-6 Astra Meluncur, Begini Cara Menggunakannya
Berita terkait
OpenAI Klaim Pecahkan Teka-teki Matematika Berusia 90 Tahun
Detik.com · 11 September 2026 pukul 11.15
OpenAI Klaim Pecahkan Masalah Matematika yang tidak Terpecahkan Selama 90 Tahun dalam 88 Jam
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.42
Mengapa Ilmuwan Anthropic dan OpenAI Takut pada Ciptaan Mereka?
Detik.com · 14 September 2026 pukul 05.45
Trump Anggap Kekhawatiran soal Bahaya AI Berlebihan
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 01.00