Peneliti Ciptakan 'Stop Kontak' di Bawah Kulit Manusia, Ini Gunanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti University of California, Irvine (UCI) mengembangkan Implantable Bioelectronic Outlet (IBO), alat berbentuk 'stop kontak' yang ditanam di bawah kulit untuk mengecas perangkat medis tanpa operasi. IBO hanya bisa diakses dengan jarum suntik khusus saat diperlukan pengisian daya, perawatan, atau pengambilan data. Riset dipimpin Dion Khodagholy dan hasil uji coba pada hewan telah dipublikasikan di jurnal Science Advances awal Juli. Komponen utama IBO adalah spons plastik lembut dengan pori 150 mikrometer, dilapisi polimer konduktif dan dibungkus silikon. Dalam uji pada mencit dan tikus, IBO mentransfer data hingga 16 Mbps. Pada babi, alat menyalurkan impuls listrik 20 mikroamper secara stabil dan tidak retak meski ditusuk jarum lebih dari 100 kali. Pada mencit, IBO bertahan satu tahun tanpa penurunan fungsi atau komplikasi. Bahan yang digunakan sudah mendapat persetujuan FDA untuk implan jangka panjang. Tim kini bekerja sama dengan ARPA-H untuk aplikasi pada transplantasi mata dan mengajukan izin uji coba pada manusia.
Bagikan
Berita terkait
Ketika Tubuh Manusia Menjadi Router
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 10.56
Terpilih! Ini 10 Besar Kandidat DPD RI Awards 2026
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.04
China Izinkan AI Buka Klinik Mata, Kemampuannya Meningkat Tiap Bulan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 07.38
Kenali Smartwatch Nomor 1 Dunia, HUAWEI Andalkan Teknologi Kesehatan dan Olahraga
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 16.29