Pengusaha Ungkap Kriteria Laptop Idaman, Bukan Cuma After-Sales
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pelaku UKM menilai laptop idaman tidak hanya ditentukan oleh after-sales service, tetapi juga oleh kemudahan servis global. Revano Satria, founder RSI Group, memilih MacBook karena layanan purna-jual Apple yang tersedia di mana saja tanpa proses rumit. Ia pernah mengganti MacBook di Inggris hanya dalam waktu singkat setelah kerusakan speaker. Apple juga dinilai menciptakan pengalaman pengguna yang holistik, mulai dari Apple Store hingga sistem internal perusahaan.
Di Indonesia, Apple Store belum tersedia dan penjualan perangkat dilakukan melalui resmi reseller seperti iBox dan Digimap. Layanan purna-jual dikelola oleh pusat seperti iBox Service Center dan mitraCare. Beberapa perbaikan dilakukan di dalam negeri, namun kasus serius mungkin membutuhkan pengiriman ke luar negeri yang memakan waktu lebih lama.
Para pengusaha juga menyoroti kriteria lain seperti desain, kinerja, dan reliabilitas. Amanda Mitsuri dari Massicot menekankan pentingnya desain yang stabil dan minim gangguan. Hasbi Asyadiq dari Assemblr Group menilai fitur kolaborasi lintas perangkat dan iCloud sebagai nilai tambah besar. iCloud menjadi kunci utama bagi Revano untuk mengelola seluruh data perusahaannya secara terpusat.
Bagikan
Berita terkait
HUT RI ke-81, Paramount Petals Dorong Masyarakat Lebih Aktif dan Produktif
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 21.49
Ekraf Mania Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Pelaku Ekraf di NTB
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.27
Olahraga Jadi Ruang Kebersamaan Warga Curug Sambut HUT ke-81 RI
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.08
Apple Ajukan Skema Komisi Baru 15 Persen untuk Pembelian dari Tautan Eksternal
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 19.46