Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penjelasan Ubur-ubur Botol Biru Beracun yang Serang Pantai Sanur

BPBD Kota Denpasar mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk waspada terhadap ubur-ubur botol biru (blue bottle jellyfish) yang muncul di Pantai Sanur. Hewan ini biasa terlihat pada Juli hingga September akibat angin kencang yang menyeretnya ke pesisir. Pada Selasa (28/7/2026), sejumlah ubur-ubur ditemukan di Pantai Segara Ayu, Sanur, meski jumlahnya tidak banyak menurut Koordinator Balawista Kota Denpasar.

Ubur-ubur botol biru memiliki nama latin Physalia physalis. Secara teknis, hewan ini bukan ubur-ubur melainkan zooid, yaitu koloni individu yang saling membutuhkan untuk hidup. Tubuhnya silindris kebiruan dengan pelampung berisi udara dan tentakel panjang. Hewan ini dikategorikan berbisa karena dapat menyuntikkan neurotoksin yang menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian, bukan sekadar beracun.

Habitatnya terbatas di laut hangat sekitar khatulistiwa, termasuk Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia. Ubur-ubur botol biru memiliki harapan hidup hingga satu tahun, namun sangat rapuh terhadap lingkungan keras. Reproduksi terjadi melalui broadcast spawning, di mana koloni melepaskan telur atau sperma ke air.

Berita terkait