Perang Teknologi Pecah, Robot Canggih China Dilarang Masuk Amerika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Amerika Serikat melalui Badan Komunikasi Federal (FCC) melarang impor robot humanoid dan berkaki empat buatan luar negeri, terutama dari China. Larangan ini berlaku mulai 28 Juli 2026 dan mencakup perangkat pengubah daya untuk energi terbarukan, kecuali untuk perangkat yang sudah digunakan sebelumnya. AS menyatakan kekhawatiran atas masalah ekonomi dan keamanan siber, di mana robot yang terhubung internet dapat mengumpulkan data atau dikendalikan dari jarak jauh oleh pihak asing.
Data menunjukkan China menguasai sekitar 90% produksi robot berbadan manusia global tahun lalu, dengan 75% pangsa pasar ekspor, sementara AS hanya 12,5%. China menolak larangan ini sebagai proteksionisme yang merugikan, dan Kementerian Perdagangan China mengancam langkah balasan. Pengamat memperkirakan langkah ini menguntungkan pengembang lokal AS seperti Tesla, Figure AI, dan Boston Dynamics, namun dampak jangka panjang bagi China mungkin terbatas karena mereka sudah beralih fokus ke pasar Eropa dan lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 14.31
Mahasiswa Ubaya Ciptakan Robot Catur AI, Bisa Melawan Manusia dengan Akurasi Tinggi
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 17.05
AS Larang Impor Robot Humanoid, China Geram!
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 16.13
Ahmad Luthfi Hadiahkan Laptop untuk Siswa SD Peraih Pengakuan NASA
Berita terkait
China Balas Dendam, Respons Amerika Tidak Terduga
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.15
China Balas Dendam Makin Kejam, Amerika Sekarang Kena Batunya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.35
Top 3 Tekno: Bahaya Pakai Wi-Fi Hotel Tuai Perhatian
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.00
Dunia Dalam Bahaya Besar Gara-Gara Amerika, Eropa Langsung Bertindak
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 19.20