Petaka Baru Datang dari China, Satu Dunia Terancam Jadi Korban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Microsoft mengungkap kelompok peretas berbasis China bernama Storm-1175 yang baru saja mengembangkan ransomware baru bernama StormEncryptor. Ransomware ini ditulis dalam bahasa C++ dan menambahkan ekstensi .encrypted pada file yang berhasil dienkripsi. Setelah mengunci file, kelompok ini meninggalkan catatan tebusan bernama !!!README_FIRST!!!.txt di setiap direktori yang terdampat. Microsoft menduga Storm-1175 mengeksploitasi kerentanan CVE-2026-18577 pada perangkat lunak N-able N-central untuk mendapatkan akses awal ke sistem korbannya. CVE-2026-18577 sendiri merupakan patch bypass dari CVE-2026-18556, yang memungkinkan pelaku melewati otentikasi dan mengambil alih akun pengguna secara penuh. CISA telah menambahkan kedua kerentanan ini ke dalam daftar eksploitasi aktif di lapangan.
Bagikan
Berita terkait
Microsoft Perbarui Copilot, Kini Punya Tab Home, Code, dan Autopilot
JawaPos · 26 September 2026 pukul 16.30
Microsoft Pensiunkan Brand Copilot+ PC untuk Laptop Windows
Detik.com · 26 September 2026 pukul 07.15
Microsoft Komitmen Investasi Rp 30 Triliun, Menkomdigi Minta Ini
Detik.com · 25 September 2026 pukul 21.00
Bertemu Microsoft, Menkomdigi Sorot Pengembangan AI di Indonesia
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.25