Petaka Baru Datang dari China, Satu Dunia Terancam Jadi Korban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Microsoft mengungkap kelompok peretas berbasis China bernama Storm-1175 yang baru saja mengembangkan ransomware baru bernama StormEncryptor. Ransomware ini ditulis dalam bahasa C++ dan menambahkan ekstensi .encrypted pada file yang berhasil dienkripsi. Setelah mengunci file, kelompok ini meninggalkan catatan tebusan bernama !!!README_FIRST!!!.txt di setiap direktori yang terdampat. Microsoft menduga Storm-1175 mengeksploitasi kerentanan CVE-2026-18577 pada perangkat lunak N-able N-central untuk mendapatkan akses awal ke sistem korbannya. CVE-2026-18577 sendiri merupakan patch bypass dari CVE-2026-18556, yang memungkinkan pelaku melewati otentikasi dan mengambil alih akun pengguna secara penuh. CISA telah menambahkan kedua kerentanan ini ke dalam daftar eksploitasi aktif di lapangan.
Bagikan
Berita terkait
Surat Bill Gates Sebut Orang yang Pakai Microsoft Bajakan Pencuri
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.46
Raksasa Teknologi AS Tutup Kantor, Tak Kuat Berbisnis di China
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.20
AS untuk Pertama Kalinya Izinkan Perusahaan Swasta Lakukan Serangan Siber
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 07.45
Game PC Solitaire Punya Tujuan Tersembunyi yang Tak Disadari Pemainnya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.15