Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Petaka Baru Datang dari China, Satu Dunia Terancam Jadi Korban

Microsoft mengungkap kelompok peretas berbasis China bernama Storm-1175 yang baru saja mengembangkan ransomware baru bernama StormEncryptor. Ransomware ini ditulis dalam bahasa C++ dan menambahkan ekstensi .encrypted pada file yang berhasil dienkripsi. Setelah mengunci file, kelompok ini meninggalkan catatan tebusan bernama !!!README_FIRST!!!.txt di setiap direktori yang terdampat. Microsoft menduga Storm-1175 mengeksploitasi kerentanan CVE-2026-18577 pada perangkat lunak N-able N-central untuk mendapatkan akses awal ke sistem korbannya. CVE-2026-18577 sendiri merupakan patch bypass dari CVE-2026-18556, yang memungkinkan pelaku melewati otentikasi dan mengambil alih akun pengguna secara penuh. CISA telah menambahkan kedua kerentanan ini ke dalam daftar eksploitasi aktif di lapangan.

Berita terkait