Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Polisi Temukan 500.000 Akun Gmail Palsu Sindikat Mafia Kelas Kakap

Kepolisian Gujarat, India, membongkar jaringan kriminal siber yang menggunakan 513.847 akun Gmail palsu untuk mengirim ancaman bom lintas negara, termasuk menjelang KTT BRICS. Polisi telah menangkap dua tersangka dan menemukan bahwa akun-akun tersebut aktif sejak 2022, bahkan dilengkapi autentikasi dua faktor. Sindikat ini juga diketahui menjual akun tersebut kepada pembeli internasional, seperti dari Bangladesh, dengan pembayaran menggunakan mata uang kripto.

Akibat temuan ini, Google terancam menjadi subjek investigasi formal karena dianggap memiliki celah keamanan yang memudahkan pembuatan akun massal ilegal dan eksploitasi platform Firebase. Otoritas India mendesak Google mengubah kebijakan pengamanannya guna mencegah kejahatan siber serupa. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat kerugian penipuan finansial di India mencapai lebih dari US$2 miliar per tahun.

Berita terkait