Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Sebut Giant Sea Wall Wajib Dibangun, Pantura Terancam Tenggelam

Pantai Utara Jawa (Pantura) menghadapi ancaman gabungan dari kenaikan muka laut dan penurunan muka tanah, yang membuat banjir rob tidak lagi bersifat musiman. Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan Giant Sea Wall (GSW) sepanjang 575 kilometer untuk melindungi wilayah Pantura dari Serang hingga Gresik. Proyek ini dibagi menjadi 15 segmen dan ditargetkan selesai dalam 15 tahun, dengan groundbreaking direncanakan pada awal 2027. Prabowo menekankan bahwa GSW harus dibangun sebelum bencana terjadi, mengacu pada contoh Belanda yang telah lama membangun infrastruktur perlindungan pesisir. Menurut data, penurunan muka tanah di sejumlah wilayah Pantura mencapai 10-20 sentimeter per tahun, sebagian akibat eksploitasi air tanah berlebihan. Kenaikan muka laut yang bertambah cepat membuat jarak vertikal antara permukaan daratan dan laut semakin kecil, memperparah ancaman banjir rob. Prabowo juga menyatakan bahwa GSW tidak hanya berupa tembok laut, tetapi harus menjadi infrastruktur air bersih, jalur pertumbuhan baru, dan proyek rekayasa yang membangun kemampuan anak bangsa. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengembangkan teknologi pendukung seperti tanggul tegak modular multifungsi, blok modular beton, sistem breakwater modular, dan pendekatan hybrid eco-engineering yang menggabungkan struktur teknik dengan solusi berbasis alam. Pemerintah menekankan bahwa pengendalian banjir perlu diikuti penyediaan air bersih agar masyarakat tidak terus bergantung pada air tanah, yang justru memperparah penurunan muka tanah. Tantangan utama proyek ini meliputi dinamika laut, variasi kondisi setiap wilayah, kepadatan penduduk, aktivitas industri, pelabuhan, dan ekosistem pesisir yang berbeda di sepanjang ratusan kilometer. Prabowo menyampaikan bahwa hajat hidup puluhan juta rakyat yang tinggal di Pantura, termasuk industri di kawasan pesisir, sangat tergantung pada keberhasilan proyek ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait