Qwen3.8-Max, Alibaba Rilis AI Tercanggih dengan 2,4 Triliun Parameter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Alibaba meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI terbesar dalam keluarga Qwen dengan 2,4 triliun parameter dan context window hingga 1 juta token. Model ini tersedia melalui API di Alibaba Cloud Model Studio untuk developer global, sedangkan model weights dijadwalkan rilis pekan depan. Pengguna juga bisa mencobanya via QwenWork. Alibaba mengklaim Qwen3.8-Max menempati peringkat kelima di Text Arena dan kedua di Vision Arena berkat kemampuan coding, riset, pekerjaan profesional, dan analisis visual.
Qwen3.8-Max dibangun dengan arsitektur Sparse Mixture-of-Experts (MoE) dan hybrid attention. Meski besar, model hanya mengaktifkan sekitar 95 miliar parameter saat inferensi, mempercepat proses dan mengurangi kebutuhan komputasi. Model dirancang untuk penalaran kompleks: pengembangan software, analisis dokumen, riset ilmiah, dan tugas multi-tahap. Dalam uji internal, model menyelesaikan proyek rekayasa perangkat lunak 16 hari secara mandiri dan menghasilkan framework oh-my-cli (open source di GitHub). Ia juga mengungguli manusia di WWW2025 Multimodal Dialogue Intent Recognition Challenge.
Sebagai model multimodal, Qwen3.8-Max memproses teks, gambar, dan video. Ia mampu menganalisis dokumen ratusan halaman, serial TV, hingga siaran langsung 100 jam menjadi basis pengetahuan interaktif. Kemampuan visual memungkinkan rekonstruksi antarmuka dari screenshot, konversi denah 2D ke 3D, animasi dari teks, dan game interaktif. Alibaba memperkenalkan RecreationBench untuk menguji rekonstruksi aplikasi tanpa internet/kode sumber; Qwen3.8-Max menunjukkan performa unggul. Alibaba menargetkan model ini menjadi AI agent otonom untuk pekerjaan kompleks.
Bagikan
Berita terkait
Alibaba Bangun Ekosistem AI dari Cip hingga Pusat Data untuk Kejar Superinteligensi
JawaPos · 24 September 2026 pukul 17.45
Pemerintah AS Ketahuan Pakai AI China, Dituding Hasil Bajakan
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 13.45
Alibaba Himpun Dana Rp 180,55 Triliun untuk Perkuat Bisnis AI
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 13.09
Alibaba Serang Balik Meta di Perang AI Gratisan
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.23