Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Raksasa Ecommerce Tutup di RI, Mendadak Tersandung Kasus Rp 44 Triliun

Raksasa e-commerce asal China, JD.com, menutup seluruh operasinya di Indonesia pada Maret 2023 setelah melalukan pemutusan hubungan kerja dua kali pada tahun 2022, yang menjangkau sekitar 200 karyawan atau 30% dari total pegawai. Penutupan ini merupakan bagian dari strategi JD.com untuk fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas negara dengan inti bisnis logistik dan gudang.

Di sisi lain, JD.com terus ekspansi ke Eropa dengan meluncurkan layanan e-commerce Joybuy di beberapa negara pada Maret 2026. Perusahaan juga berencana mengakuisisi raksasa peritel elektronik Jerman, Ceconomy, senilai US$2,5 miliar atau Rp44 triliun. Namun, rencana ini mendapat peringatan dari Komisi Eropa yang menyelidiki kemungkinan subsidi pemerintah China yang tidak adil berdasarkan Foreign Subsidies Regulation.

JD.com menyatakan transaksi ini mendukung inovasi dan daya saing di Eropa, serta memperkirakan proses akan berakhir positif pada paruh kedua 2026. Batas waktu keputusan Komisi Eropa adalah 2 Oktober 2026. Jika berhasil, akuisisi ini akan membantu JD.com memperluas bisnis melalui jaringan ritel MediaMarkt dan Saturn milik Ceconomy.

Berita terkait