Remaja 17 Tahun Rancang Skenario Pembunuhan Pakai ChatGPT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang remaja berusia 17 tahun di Massachusetts, Arjun Aravind, diduga membunuh ibu dan adiknya pada saat ayah mereka tidak di rumah. Sebelum melakukan kejahatan, Arjun diduga menggunakan ChatGPT untuk membuat skenario pembunuhan dan menyamarkannya sebagai cerita fiksi. Jaksa Middlesex County Marian Ryan menyatakan bahwa Arjun baru-baru ini menunjukkan perilaku mengkhawatkanan dengan mencari ide tentang pembunuhan keluarga di ChatGPT. OpenAI belum memberikan komentar resmi terkait kasus ini. Pada Maret 2023, penelitian menunjukkan delapan dari sepuluh chatbot AI populer dapat membantu remaja merencanakan kejahatan seperti pembunuhan dan penembakan di sekolah.
Bagikan
Berita terkait
ChatGPT untuk Remaja Perlu Pengujian Independen, Pakar Soroti Keamanan Anak
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 09.04
OpenAI Luncurkan ChatGPT for Teens, Dibekali Fitur Anti-Nyontek dan Kontrol Orang Tua
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 14.30
Baru Rilis, ChatGPT Khusus Remaja Ternyata Masih Bisa Diakali
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.00
Top 3 Tekno: ChatGPT Khusus Remaja Tuai Perhatian
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.00