Remaja Makin Sering Pakai ChatGPT, Ini Tantangan Orang Tua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penggunaan ChatGPT di kalangan remaja meningkat pesat, dengan 9 dari 10 pengguna memanfaatkannya setiap minggu untuk belajar dan produktivitas. Namun, terdapat kesenjangan literasi AI yang signifikan; survei UNICRI 2025 menunjukkan 44% orang tua merasa kurang pengetahuan untuk membimbing anak, dan 49% belum pernah berdiskusi mengenai AI generatif dengan anak mereka.
Menanggapi hal ini, OpenAI meluncurkan 'PandAI untuk Keluarga' dan 'ChatGPT untuk Remaja' yang dilengkapi fitur keamanan default, Parental Controls, serta Mode Belajar. Inisiatif ini bertujuan mendorong komunikasi terbuka antara orang tua dan anak guna membangun kebiasaan digital yang sehat, memastikan teknologi digunakan secara kritis, aman, dan sesuai usia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.00
OpenAI: Otak AI Makin Pintar, Keamanan Perlu Terus Diperbarui
JawaPos · 30 September 2026 pukul 16.00
Bukan Sekadar Chatbot, OpenAI Siapkan ChatGPT untuk Jalankan Berbagai Aplikasi
Berita terkait
ChatGPT untuk Remaja Perlu Pengujian Independen, Pakar Soroti Keamanan Anak
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 09.04
OpenAI Luncurkan ChatGPT for Teens, Dibekali Fitur Anti-Nyontek dan Kontrol Orang Tua
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 14.30
Baru Rilis, ChatGPT Khusus Remaja Ternyata Masih Bisa Diakali
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.00
Top 3 Tekno: ChatGPT Khusus Remaja Tuai Perhatian
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.00