Rockstar Games Sebut Pembocor GTA 6 Segera Tertangkap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Take-Two Interactive, induk perusahaan Rockstar Games, melaporkan bahwa oknum yang bertanggung jawab atas pembocoran video GTA 6 akan segera ditangkap. Mereka menyatakan di pengadilan bahwa kasus ini berkembang dengan pesat. Bocoran tersebut disebarkan oleh akun Cyberleek yang juga mempromosikan token kripto, berhasil mengumpulkan lebih dari USD 250.000 (sekitar Rp4,4 miliar) dari 15 cuplikan video yang beredar di internet.
Take-Two telah mengambil langkah hukum dengan menerbitkan surat panggilan kepada platform seperti GitHub milik Microsoft dan Discord untuk membantu melacak pelaku. Surat panggilan kedua yang diajukan meminta agar dokumen tetap rahasia, sehingga identitas tersangka yang diselidiki tidak diungkapkan ke publik. Mereka juga mengidentifikasi pengguna Discord tambahan dan memperoleh informasi identitas serta data server komunitas terkait.
Sebelumnya, Rockstar sempat menyatakan bahwa kebocoran ini menyayat hati. Namun, setelah penayangan video resmi terbaru GTA 6 di Netflix, antusiasme penggemar meningkat drastis. Video berdurasi 26 menit itu memperlihatkan kehidupan dua protagonis, Jason dan Lucia, di Vice City, termasuk mekanisme pertarungan, misi, dan aksi kejar-kejaran mobil dengan polisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 15.00
GTA 6 Extended Look Ditonton 31 Juta Kali di Netflix
JawaPos · 2 September 2026 pukul 07.00
Rockstar Pastikan GTA 6 Tanpa Microtransaction dan AI Generatif
Berita terkait
Take-Two Sapu Bersih CyberLeek, Situs Pembocor GTA 6!
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.32
Cyberleek: Hantu di Balik Bocoran Terbesar Sejarah Video Game GTA 6
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 12.36
Gameplay GTA 6 Bocor, Kelompok Penyebar Tolak Pre-Order Digital
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.48
Rockstar Tegaskan Tak Ada Transaksi Mikro atau AI Generatif di GTA 6
Detik.com · 1 September 2026 pukul 22.05