Saat Agen AI Jadi Pemain Bola, Bikin Belajar Teknologi Makin Seru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9317610/original/039543100_1786027395-20260806_152339.jpg)
AWS menggelar workshop gamifikasi bernama Agentic Football Cup (AFC) dalam sesi hands-on di AWS Summit Jakarta, Kamis (6/8/2026). Workshop ini dirancang membantu pengembang belajar membangun AI agentic melalui simulasi tim sepak bola yang terdiri dari lima agen AI dengan perilaku, strategi, dan kemampuan pengambilan keputusan berbeda. Para peserta berperan sebagai pelatih yang dapat mengatur formasi, instruksi posisi pemain, gaya operan, tingkat agresi, hingga posisi bertahan melalui perintah khusus.
Selama pertandingan, agen AI menjalankan strategi yang telah dikustom dan memberikan perintah dinamis, seperti meminta tim lebih banyak menembak. Setelah pertandingan selesai, agen AI dapat melakukan penyesuaian terhadap pemain dan strategi untuk pertandingan berikutnya. Joel Garcia, Head of Technology Singapore Enterprise AWS ASEAN, menjelaskan bahwa AI agentic kini beralih dari tahap prototipe ke produksi sehingga pengembang perlu belajar mengelola beberapa agen yang bekerja sama.
Pemenang grup penyisihan AFC berkesempatan tampil di grand final secara live pada panggung AWS re;Invent 2026 di Las Vegas, Desember 2026.
Bagikan
Berita terkait
Bukan Lagi Sekadar Chatbot, AI Agent Mulai Masuk Dapur Pengembangan Produk
JawaPos · 28 September 2026 pukul 22.46
OpenAI Siapkan GPT-6 Cyber, AI Khusus untuk Lawan Serangan Siber
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 15.00
OpenAI Meluncurkan GPT-6 Sol dan Luna, Apa Keunggulannya?
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.00
Perang AI Makin Panas! OpenAI dan Anthropic Rilis Model Baru, Siapa Paling Unggul?
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 09.55