Salju Abadi di Puncak Jaya Papua Tak Lagi Abadi, 2027 Diprediksi Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Salju abadi di Puncak Jaya, Papua, diprediksi akan hilang sepenuhnya pada akhir 2026 atau awal 2027. Sebagai satu-satunya gletser tropis di Asia Tenggara, wilayah ini mengalami penyusutan drastis akibat peningkatan suhu global dan pemanasan iklim yang dipicu pembakaran bahan bakar fosil.
Data menunjukkan penurunan luas es yang signifikan, dari sekitar 1.900 hektar pada 1800-an menjadi hanya 16 hektar saat ini. Sejak 2002, luas es diperkirakan telah berkurang hingga 95%. Fenomena ini menyebabkan titik beku bergeser lebih tinggi dan curah hujan turun sebagai air, bukan salju, sehingga mempercepat pencairan gletser.
Bagikan
Berita terkait
Salju Abadi di Puncak Jaya Segera Punah, Pakar Bongkar Pemicunya
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 07.31
Pilih Hidup Damai Empat Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senpi dan Kembali ke Masyarakat
JawaPos · 26 September 2026 pukul 22.30
Pilih Jalan Damai, Empat Anggota OPM di Puncak Jaya Serahkan Senjata ke TNI
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 21.13
Hadapi Perubahan Iklim, 269.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Jawa
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 13.45