Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Sam Altman: Dunia Perlu Maklumi Dampak Buruk AI Demi Dapat Manfaatnya

CEO OpenAI Sam Altman meyakini dunia harus menerima risiko negatif dari kecerdasan buatan (AI) untuk mendapatkan manfaatnya. Dalam wawancara podcast Decoded, Altman menjelaskan bahwa OpenAI berbeda dengan pesaing seperti Anthropic dalam pendekatan keselamatan AI. Ia menyatakan bahwa gangguan seperti peretasan, penipuan, dan penyalahgunaan AI harus ditoleransi karena teknologi ini juga memberikan manfaat yang lebih besar bagi manusia. Altman menekankan bahwa regulasi yang fleksibel membutuhkan penerimaan masyarakat akan kemungkinan dampak buruk selama pengembangan AI berlangsung.

Pernyataan Altman mendapat kritik dari berbagai pihak. Gubernur Florida Ron DeSantis menolak jika penguasa teknologi menentukan kebijakan keselamatan untuk masyarakat. Pemerintah Florida juga meminta hakim melarang OpenAI mengembangkan model AI baru tanpa batasan keselamatan yang disetujui pihak ketiga. Gary Marcus, profesor New York University, mengkritik bahwa Altman membuat masyarakat pasrah menerima dominasi pengusaha teknologi.

Isu keselamatan AI semakin hangat setelah mantan ilmuwan Anthropic dan OpenAI, Jacob Coxon, memperingatkan bahwa AI bisa memusnahkan umat manusia. Pernyataannya mendapat dukungan dari sejumlah karyawan dan mantan karyawan perusahaan AI besar. Altman dan CEO Anthropic Dario Amodei pernah menyerukan penghentian sementara pengembangan AI, namun usulan ini ditolak oleh Presiden AS Donald Trump yang menyebutnya sebagai hoaks.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait