Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Satelit Pemantul Matahari Bikin Astronom Ketakutan

Bulan lalu Federal Communication Commission (FCC) Amerika Serikat menyetujui satelit eksperimental kontroversial startup Reflect Orbital. Satelit ini memantulkan sinar Matahari ke Bumi untuk menerangi titik tertentu di malam hari bagi pelanggan berbayar. Tujuannya agar pembangkit listrik tenaga surya tetap menghasilkan listrik setelah malam tiba serta menyediakan penerangan darurat.

Para astronom terkejut karena satelit terang merusak pengamatan luar angkasa. FCC menerima hampir 2.000 komentar kritik. Astronom amatir yang melihat satelit cermin prototipe lewat teleskop 12 inci berisiko kerusakan mata permanen, setara menatap Matahari saat gerhana total. Risiko serupa diketahui dari satelit Znamya Rusia 1990-an yang dibatalkan. Tidak ada peringatan kapan satelit melintas di langit.

Asosiasi pilot ALPA khawatir keselamatan lalu lintas udara. Satelit berpotensi ganggu pola tidur spesies bermigrasi dan ubah lingkungan cahaya malam skala planet. Jumlah satelit orbit rendah Bumi melonjak dan semakin terang. Bintang-bintang dikhawatirkan hancur sebagai warisan umat manusia.

Berita terkait