Sharp Hydro Heroes di Bekasi Diresmikan, Berdayakan Ibu Muda, Dorong Kesadaran Gizi Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Sharp Electronics Indonesia kembali menghadirkan Sharp Hydro Heroes, sebuah program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian modern yang kali ini menyasar ibu-ibu muda di wilayah Bekasi Utara, Jawa Barat. Program ini berangkat dari kebutuhan bagi banyak ibu, memastikan keluarga mendapatkan makanan yang sehat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga merupakan dua hal yang berjalan beriringan.
Setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Karawang pada 2024 lalu dengan melibatkan generasi muda di sekitar lingkungan perusahaan, Sharp Hydro Heroes kini dikembangkan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan keluarga. Program ini tidak hanya mengajarkan teknik bercocok tanam menggunakan hidroponik, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan mengelola hasil panen, kewirausahaan, pemasaran digital, serta edukasi mengenai pentingnya konsumsi sayur dan pola makan beragam bagi keluarga.
Melalui pendekatan tersebut, Sharp ingin mendorong dua manfaat sekaligus, yaitu membuka peluang tambahan penghasilan bagi ibu dan keluarganya, serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menyediakan pangan yang lebih beragam dan bergizi bagi anak. Hal ini menjadi semakin relevan di tengah tantangan pemenuhan gizi anak. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan prevalensi stunting di Kota Bekasi sebesar 11,7 persen, yang terdiri dari 2,5 persen anak sangat pendek dan 9,2 persen anak pendek. Angka tersebut menunjukkan persoalan gizi anak masih membutuhkan perhatian dan upaya bersama dari berbagai pihak.
Bagikan
Berita terkait
Makan Bergizi Bukan Lagi Mimpi di Siang Bolong
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.00
Prabowo: Korupsi MBG tak Manusiawi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.16
Tiyo Ardianto Sindir Pidato Prabowo soal Stunting dan Program MBG
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.41
Komeng Soroti Pelaksanaan MBG, Singgung Kinerja Pelaksana: Nggak Bener
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.12