Sinyal Internet Jangkau 98% Populasi RI, Tapi Ada 2.000 Blankspot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan akses internet telah menjangkau 83% desa dan kelurahan, mencakup 98% populasi Indonesia. Namun, sekitar 2.000 desa dan kelurahan masih menjadi blankspot tanpa sinyal 4G, yang mayoritas tersebar di enam provinsi di Papua. Kendala keamanan menghambat pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, bahkan beberapa tower yang sudah terpasang tidak dapat diaktifkan.
Dalam lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Telkomsel memperoleh 100 MHz, sedangkan XLSmart dan Indosat Ooredoo Hutchison masing-masing 80 MHz. Operator diwajibkan membangun jaringan 4G berkualitas di 538 desa dari Sumatera hingga Papua, serta mempercepat 5G hingga mencakupi 51% populasi pada tahun kelima. Target kecepatan internet nasional ditetapkan tembus 100 Mbps melalui kerja sama pemerintah dan swasta.
Bakti menetapkan kriteria blankspot ketat: tidak ada sinyal 4G sama sekali (0% coverage). Jika desa sudah memiliki cakupan operator, Bakti akan keluar. Keluhan hilangnya sinyal setelah Bakti keluar sering kali karena cakupan parsial — misalnya 70% desa tercover, 30% tidak — sehingga tidak memenuhi definisi full blind spot.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.06
BAKTI Ungkap Ada 2.000 Blankspot Internet di RI, di Mana Terbanyak?
Berita terkait
Dapat Spektrum Baru, XLSmart Perluas Target 5G ke 101 Kota
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 11.40
Sambut HUT ke-81 RI, XLSMART Manfaatkan Spektrum Baru untuk Perluas 5G
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.56
5G Tidak Muncul atau Balik ke 4G? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 09.15
Saat Panglima TNI Tegaskan OPM Harus Ditumpas
kumparan · 28 September 2026 pukul 03.57