Sisa Manusia Ditemukan Terkubur Dalam di Balik Es Antartika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim ilmuwan internasional yang dipimpin Lancaster University menemukan mikroplastik dan nanoplastik di tanah McMurdo Dry Valleys, Antartika, pada Januari 2023. Analisis sampel dari 13 lokasi mengungkapkan berbagai jenis plastik—termasuk polipropilena, polietilena, PET, polistirena, PVC, dan partikel aus ban—tidak hanya di permukaan tetapi juga terkubur di lapisan bawah tanah. Nanoplastik terdeteksi pada 54% sampel permukaan dan muncul di setengah lokasi pada kedalaman yang lebih besar. Temuan ini menunjukkan bahwa bahkan lingkungan darat Antartika yang paling murni pun terkontaminasi, menimbulkan kekhawatiran baru terhadap ekosistem kutub yang rapuh, di mana organisme dengan metabolisme lambat mungkin kurang mampu menghadapi tekanan kimia baru. Para peneliti mengaitkan kontaminasi tersebut dengan kemungkinan sumber lokal dari stasiun penelitian dan transportasi atmosfer jarak jauh, menekankan kebutuhan akan pengelolaan limbah yang lebih baik di Antartika dan upaya global yang lebih kuat untuk mengurangi emisi plastik. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam Nature Scientific.
Bagikan
Berita terkait
PIS Lewat Ocean LiteraSEA Dorong Anak-anak Jaga Masa Depan Laut Indonesia
kumparan · 8 September 2026 pukul 17.29
BSSN Tegaskan Keamanan Siber Kunci Sukses Satu Data indonesia
JawaPos · 27 September 2026 pukul 23.15
Keseringan Pakai Laptop di Pangkuan, Kulit Bocah Ini 'Gosong'
Detik.com · 27 September 2026 pukul 22.03
Hari Bhakti Postel, Pemerintah Janjikan Pemerataan Infrastruktur Digital
JawaPos · 27 September 2026 pukul 21.46