Situs Pre-order iPhone Duo Palsu Mengintai, Curi Data hingga Dompet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti keamanan Malwarebytes menemukan situs pre-order iPhone palsu yang menyamar sebagai resmi Apple. Situs ini menawarkan voucher senilai Rp8,9 juta dan layanan AppleCare+ untuk pengguna yang melakukan pemesanan sebelum rilis. Namun, situs tersebut sebenarnya berisi malware berbasis rantai eksploit DarkSword yang dapat mencoba mencuri data dari pengunjung, terutama pengguna iPhone yang sistemnya belum diperbarui.
Situs palsu ini dirancang dengan sangat mirip dengan halaman resmi Apple, lengkap dengan logo dan klaim hak cipta palsu. Pengguna diminta memberikan nama, email, dan nomor telepon, tetapi formulir tersebut tidak memproses data apa pun dan hanya menampilkan pesan 'Pre-Order Successful'. Bahkan, hanya dengan membuka halaman, serangan sudah dimulai. Malware akan memeriksa versi iOS dan mencoba mengarahkan pengguna ke Safari untuk mengeksekusi eksploitasi.
Jika berhasil, malware dapat mencuri kredensial, data dompet kripto seperti MetaMask dan Phantom, isi Apple Notes, hingga data sensitif seperti pesan, kontak, riwayat panggilan, dan lokasi. Beberapa kode menyerupai dengan DarkSword yang dilaporkan Google pada Maret, yang telah diperbaiki oleh Apple. Malwarebytes menyarankan pengguna untuk memperbarui perangkat, melakukan restart, dan hindari membuka tautan pre-order dari sumber tidak dikenal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 07.32
Mau Upgrade iPhone? Tiga Model Ini Paling Untung Sebelum iPhone 18 Datang!
Berita terkait
Apple Kasih Peringatan, Pengguna iPhone Lama Harus Segera Update
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.20
Bocoran Tanggal Peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Indonesia
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.11
iPhone 18 Pro Kantongi Sertifikasi TKDN, Segera Hadir di Indonesia
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.59
10 Fitur Tersembunyi di iOS 27, Pengguna iPhone Jangan Sampai Gaptek
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 17.57