Spotify Rilis Running Mode untuk Temani dan Semangati Pelari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Spotify meluncurkan fitur Running Mode yang dirancang untuk pelari dan penggemar olahraga. Fitur ini merupakan bagian dari Fitness Hub yang sebelumnya diluncurkan pada April lalu. Running Mode menawarkan playlist yang dipersonalisasi berdasarkan preferensi pengguna, termasuk metode latihan (interval, piramida, atau stabil), durasi, genre musik, dan BPM yang diinginkan. Setelah parameter ditentukan, Spotify akan membuat playlist khusus dengan transisi lagu yang mulus sesuai tempo. Fitur ini juga menyertakan petunjuk audio sesuai tahap lari dan motivasi tanpa mengganggu musik.
Running Mode mengandalkan teknologi AI dan merupakan perluasan dari fitur Prompted Playlist. Spotify menyebutkan prompt berbasis olahraga merupakan salah satu tema yang paling banyak diminta pengguna. Fitur ini tersedia untuk pelanggan premium di enam negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Pengguna dapat memilih dari 25 preset yang tersedia.
Kehadiran Running Mode dilakukan tidak lama setelah integrasi Spotify di aplikasi Strava dihilangkan, sehingga fitur ini mungkin menjadi alternatif bagi pelari. Saat ini Running Mode baru tersedia di aplikasi iOS dan dalam bahasa Inggris. Belum diketahui kapan fitur ini akan tersedia di Indonesia. Spotify sebelumnya pernah meluncurkan fitur serupa bernama Spotify Running pada 2015, namun fitur tersebut dipensiunkan pada 2018.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 09.08
Spotify Rilis Running Mode untuk Pecinta Olahraga Lari, Ini Cara Kerjanya
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.30
Winamp Come Back Jadi Platform Streaming, Siap Tantang Spotify Dkk
Berita terkait
iPhone Lipat Akan Dirilis di AS Lebih Dulu, Negara Lain Menyusul
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.05
Video: Langkah BKPM Promosikan Potensi RI Ke Investor Teknologi Global
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.00
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Masuk Daftar Produk Lawas, Apa Dampaknya?
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.19
Pecahkan Rekor, Kereta China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.07