Startup Tutup Dua Minggu supaya Karyawan Happy, Hasilnya Tak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Haven, startup fasilitas pengasuhan anak yang didirikan oleh Britt Riley pada 2019, memadukan layanan penitipan anak, ruang kerja, dan pusat kebugaran dalam satu tempat. Berbekal pendanaan sekitar US$20 juta atau Rp357 miliar, Haven menerapkan kebijakan menutup operasional penuh selama dua minggu setiap tahunnya. Langkah ini bertujuan memberikan waktu istirahat total bagi 60 karyawannya dengan tetap menerima gaji penuh, yang diumumkan setahun sebelumnya agar tidak merepotkan orang tua.
Kebijakan tersebut terbukti sukses membawa Haven meraih sertifikasi Great Place to Work dengan skor kepuasan karyawan mencapai 100%. Selain meningkatkan loyalitas dan menekan pergantian staf, kinerja keuangan perusahaan tetap tumbuh positif dengan margin yang sehat sejak awal berdiri. Respon pasar terhadap model bisnis ini sangat tinggi, ditandai lonjakan prospek waralaba hingga empat kali lipat yang 86% di antaranya diajukan oleh perempuan, dengan target ekspansi membuka lebih dari 100 klub di Amerika Serikat hingga 2030.
Bagikan
Berita terkait
Deretan Bos AI yang Mendadak Kaya Raya di Usia 20-an
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.50
Startup AI Relay Tutup, Pendirinya Kembangkan AI di Google Chrome
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 11.16
CEO OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Kenapa?
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.15
Selena Gomez Digugat Investor, Wondermind Dituding Beri Informasi Menyesatkan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 10.40