Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Strategi Hijau Telkom di Balik Infrastruktur Digital

Telkom menerapkan strategi hijau dalam pengembangan infrastruktur digital, khususnya pada jaringan telekomunikasi dan data center. Pada jaringan, perusahaan menggunakan solusi energi mandiri dan teknologi hybrid pada Base Transceiver Station (BTS), termasuk di wilayah yang rawan gangguan cuaca ekstrem. Data center juga menjadi fokus utama, mengingat meningkatnya kebutuhan akan cloud computing, big data, dan artificial intelligence (AI) yang menuntut energi besar. Untuk mengurangi dampak lingkungan, TelkomGroup mengembangkan green data center dan menargetkan lebih dari 50% data center yang beroperasi menggunakan energi terbarukan pada tahun 2040. Target ini menjadi bagian dari arah transisi energi jangka panjang perusahaan. Strategi hijau ini tidak hanya fokus pada lingkungan, tetapi juga mencakup dekarbonisasi, efisiensi energi, dan energi terbarukan sebagai dukungan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menegaskan bahwa keberlanjutan sudah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan perusahaan, bukan sekadar kepatuhan regulasi. Menurutnya, pendekatan ini membantu memperkuat daya saing Telkom di era digital sekaligus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan di jangka panjang.

Berita terkait