Studi: Cuaca Makin Panas, Pendapatan UMKM Indonesia Merosot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM bersama Department of Economics William and Mary menemukan kenaikan suhu 1 derajat Celsius mengurangi pendapatan usaha 13-14% dan pendapatan pekerja 20%. Penelitian menggunakan data IFLS dengan data suhu dan curah hujan Indonesia. Produktivitas optimal pada suhu 25-26 derajat Celsius, namun banyak wilayah Indonesia seperti Jabodetabek mencapai 36 derajat. Tekanan fisik menyebabkan pekerja lebih sering beristirahat, gangguan kognitif, dan penurunan akurasi kerja. Sektor konstruksi, manufaktur, dan makanan paling terdampak. Krisis iklim memperlebar ketimpangan ekonomi karena UMKM tidak memiliki sumber daya untuk menghadapi suhu ekstrem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.23
BPDP Resmi Buka Program Pangan & Hilirisasi 2026, Dorong UMKM, Perguruan Tinggi Daftar
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.27
Demo Sopir Truk Lumpuhkan Jalan Jagir Surabaya, Pengamat Soroti Anjloknya Omzet UMKM
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 09.00
Penyaluran KUR Bank Mandiri di Jawa Barat Tembus Rp4,45 Triliun, Jangkau 31.987 UMKM
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 20.30
Kemenpar Dukung Sport Turism, Sumbang Penghasilan Rp 23,76 Triliun
Berita terkait
Studi ADBI: Skor RI masih jauh dari ambang keluar 'middle-income trap'
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 12.18
UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Pikat Pengunjung di IFW 2026
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 11.19
Indonesia Shopping Festival 2026 Bidik Transaksi hingga Rp38 T
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.13
Profil Dua Wamenkeu Baru: Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Amman
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.35