Studi Harvard: Kecelakaan Fatal Naik 15% Saat Peluncuran Album Musik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318215/original/028339600_1786089195-imgi_26_935976b109d4ef46a10432afc19cda00.jpeg)
Studi Harvard Medical School analisis 233.809 kecelakaan fatal dari 2017-2022, menemukan kecelakaan naik 15% saat peluncuran album musik. Data FARS digabung dengan statistik Spotify, menunjukkan lonjaan pemutaran 43% hari pertama rilis album dan rata-rata 18,2 kematian tambahan per lonjakan. Kecelakaan terjadi pada cuaca cerah, bukan malam atau badai. Pengemudi laki-laki muda (rata-rata 13,5 kematian) dan pengemudi sendirian berisiko tinggi. Layar sentuh mobil memperparah risiko, menyebabkan produsen seperti Porsche dan Mercedes-Benz kembali ke tombol fisik. 46% gangguan berkendara dari layar sentuh menjadi dalih utama.
Bagikan
Berita terkait
Motor Tabrak Truk Tangki di Jakut, Pelajar 15 Tahun Meninggal
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 14.15
Gagal Nyalip, Pelajar di Jakut Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Tangki
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 09.18
3 Pemuda Tewas di Jalan Masuk Area Golf di Gowa Kecelakaan Motor
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.27
Jembatan Runtuh dalam 3 Detik Karena Pelat Besinya Terlalu Tipis
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 16.47