Survei Ungkap Pengguna Mac Lebih Banyak Jadi Sasaran Serangan Siber
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Kaspersky yang dilakukan pada Maret 2026 terhadap 7.200 responden dari 18 negara, termasuk Indonesia, mengungkapkan bahwa pengguna macOS justru lebih sering mengalami insiden keamanan siber dibandingkan pengguna Windows. Sebanyak 12 persen pengguna macOS melaporkan infeksi malware, lebih tinggi dibandingkan 9 persen pengguna Windows. Selain itu, 12 persen pengguna macOS menjadi korban phishing, sementara hanya 9 persen pengguna Windows. Pengguna macOS juga lebih banyak melaporkan penipuan umum dan investasi (16 persen) serta pencurian data pribadi (12 persen) dibandingkan pengguna Windows yang masing-masing mencapai 13 persen dan 7 persen.
Meskipun pengguna macOS lebih sering menjadi sasaran serangan, hanya 35 persen di antaranya yang memasang perangkat lunak keamanan khusus, jauh lebih rendah dibandingkan 42 persen pengguna Windows. Pengguna Windows juga lebih banyak menerapkan langkah-langkah keamanan seperti menghindari email atau tautan mencurigakan (62 persen vs 51 persen), menggunakan kata sandi unik (38 persen vs 35 persen), kata sandi kompleks (52 persen vs 45 persen), dan autentikasi dua faktor (51 persen vs 46 persen).
Sergey Puzan, pakar keamanan siber Kaspersky, menjelaskan bahwa anggapan bahwa macOS secara inheren lebih aman sudah tidak relevan lagi. Para penyerang kini mengembangkan malware khusus untuk Mac dan menggunakan teknik phishing serta serangan rantai pasok yang dapat menjangkau pengguna dari berbagai sistem operasi. Akibatnya, Puzan menekankan bahwa perangkat apa pun yang terhubung ke internet perlu dilindungi dengan perangkat lunak keamanan siber, terlepas dari sistem operasinya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 20.00
Ponsel Bekas Disusupi Spyware, Rp 445 Juta Uang Korban Ludes
Berita terkait
Malware GoSerpent Bidik Lembaga Pemerintah dan Diplomatik di Asia Tenggara, Ini Modusnya
JawaPos · 5 Agustus 2026 pukul 18.07
Awas! Celah Keamanan di Zoom Bisa Dipakai Bobol Android dan iPhone
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.34
Ngeri, Kelompok Hacker Korut Kembangkan AI Buat Tebar Malware
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.40
Microsoft Warning Pemilik Laptop Windows yang Suka Pakai WiFi Hotel
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 07.35