Swiss Bangun Terowongan Raksasa Demi Selamatkan Pegunungan Alpen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Swiss membangun terowongan raksasa di bawah Pegunungan Alpen bukan hanya untuk mempercepat perjalanan kereta, tetapi terutama untuk mengurangi lalu lintas truk dan melindungi ekosistem Alpen dari perubahan iklim. Kebijakan ini berawal dari referendum Alpine Initiative pada 1994 yang kemudian dimasukkan ke konstitusi, mendorong perpindahan angkutan barang dari jalan raya ke jalur kereta api. Salah satu proyek terbesarnya adalah Gotthard Base Tunnel sepanjang 57 kilometer, yang memungkinkan kereta melintas hampir tanpa tanjakan sehingga lebih hemat energi dan rendah emisi. Hasilnya, sekitar 69% angkutan barang lintas Alpen kini menggunakan kereta, dengan target menurunkan jumlah truk menjadi 650.000 kendaraan per tahun. Manfaatnya meliputi udara lebih bersih, kebisingan lebih rendah, dan risiko kecelakaan berkurang. Selain itu, terowongan tetap beroperasi saat cuaca ekstrem seperti longsor atau banjir, membuat sistem transportasi lebih tangguh. Pembangunan juga meminimalkan dampak lingkungan dengan mengangkut material galian via kereta, mengolah limbah, dan memulihkan habitat. Meski menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas rel di negara tetangga, Swiss dianggap sebagai contoh investasi infrastruktur jangka panjang yang mengurangi emisi dan meningkatkan ketahanan iklim.
Bagikan
Berita terkait
Pemprov DKI Pertahankan Jalur Sepeda, Ditargetkan Steril pada 2027
kumparan · 27 September 2026 pukul 11.26
Jakarta Mengkaji Aturan Baru CFD Juga di Hari Sabtu
Detik.com · 20 September 2026 pukul 20.05
CFD Jakarta Mau Ditambah Jadi 2 Kali Smeinggu, Pramono Tak Mau Merugikan Warga
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.40
Pramono Pertimbangkan Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu dan Minggu
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.18