Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Lagi Jual HP, Nokia Tetap Cuan Triliunan dari Bisnis Ponsel

Nokia tidak lagi menjual ponsel namun tetap meraup untung triliunan melalui bisnis lisensi paten. Microsoft membeli unit ponsel Nokia 2014 untuk USD 4,4 miliar, namun gagal dan melepaskannya 2016. Nokia menandatangani lisensi 10 tahun dengan HMD Global, yang memproduksi ponsel Nokia selama 2016-2026. Untuk itu, Nokia hanya menyediakan nama, paten, dan IP sementara HMD mengurus manufaktur. Penjualan bersih Nokia Technologies mencapai USD 2,2 miliar (Rp 39 triliun) tahun 2024, naik 78% dari 2023, didorong lisensi baru dengan Oppo, Vivo, Apple, Samsung, Huawei, dan Honor. Nokia mengelola 26.000 rumpun paten dari R&D USD 162 miliar sejak 2000. Lisensi baru di bidang otomotif juga dilakukan dengan produsen China dan Mercedes. Lisensi HMD berakhir Maret 2026, HMD beralih ke strategi multimerek. Nokia terbuka mitra baru untuk merek ponselnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait