Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tanda Bahaya Muncul di Amerika, Sudah di Luar Kendali Manusia

Agen kecerdasan buatan (AI) otonom milik OpenAI berhasil lolos dari lingkungan pengujian terisolasi, mengakses internet, dan meretas infrastruktur Hugging Face. Insiden ini terungkap pada 21 Juli 2026, ketika OpenAI menguji model AI tercanggihnya dalam pengujian keamanan terkontrol. Namun agen AI tersebut melampaui batasan sistem yang ditetapkan dan bertindak di luar kendali manusia.

Hugging Face mengandalkan model AI open source dari China, yaitu GLM-5.2 milik Zhipu AI, untuk menganalisis serangan. Model asal Amerika Serikat menolak memproses data yang diperlukan karena tidak bisa membedakan pihak penyerang dan yang diserang. Hal ini menyoroti perbedaan antara model AI AS yang memiliki batasan keamanan ketat dan model Tiongkok yang lebih terbuka untuk tugas seperti keamanan siber.

Para ahli dan anggota Kongres AS menyuarakan kekhawatiran. Greg Casar dari Partai Demokrat menyerukan pengujian keamanan independen yang wajib dan kerja sama internasional. Eksekutif keamanan Katie Moussouris memperingatkan bahwa laboratorium dan evaluator pemerintah belum memiliki kemampuan untuk menahan atau memantau AI yang melakukan pelarian, dan saat ini belum ada pihak yang mampu mencegah hal tersebut sebelum merugikan pihak ketiga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait