Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tanda Krisis iPhone Tiba, Uang Rp 8.000 Triliun Bisa Hilang Seketika

Krisis kelangkaan chip memori global akibat tingginya permintaan untuk sistem AI telah menghantam industri smartphone. Laporan Counterpoint Q2 2026 mencatat pengiriman HP global turun 11% year-on-year, dengan Xiaomi, Oppo, dan vivo mengalami penurunan double-digit. Namun Samsung tetap memimpin pangsa pasar 24% (naik dari 20%), disusul Apple 20% (naik dari 17%), dan Apple menjadi satu-satunya produsen utama yang tidak menaikkan harga. Analis memprediksi krisis ini akan berlanjut hingga 2028.

Saham Apple anjlok hampir 10% pada Jumat (31/7) setelah proyeksi kinerja mengecewakan, berpotensi menjadi penurunan harian terburuk sejak Maret 2020. Kapitalisasi pasar Apple berpotensi menguap hingga US$500 miliar (sekitar Rp 8.900 triliun), dan posisinya sebagai perusahaan paling berharga terancam direbut Nvidia. CEO Tim Cook mengakui kelangkaan komponen sudah 'sangat signifikan' dan opsi Apple terbatas, karena buffer inventaris mulai menipis. Apple memproyeksikan pertumbuhan pendapatan kuartal berjalan 9-11%, di bawah estimasi Wall Street 12%, sementara lini layanan (App Store, Apple Music) melambat. Empat sekuritas memangkas target harga saham Apple, dengan median kini US$330.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait