Telkom Resmi Pisahkan 90% Aset Infrastruktur ke Infranexia Senilai Rp 49,9 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Telkom Indonesia resmi memisahkan lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan ke Infranexia senilai Rp 49,9 triliun dalam dua tahap. Pengalihan dilakukan setelah persetujuan pemegang saham di RUPSLB pada 30 September 2026. Infranexia akan mengelola sekitar 112.000 km jaringan fiber optik, termasuk 26.000 km SKKL domestik, serta menjadi penyedia layanan wholesale connectivity nasional. Transaksi ini bagian dari strategi TLKM 30 yaitu Unlocking Value untuk memonetisasi aset bernilai tinggi. Dengan pemisahan ini, Telkom bertransformasi dari operating holding menjadi strategic holding dengan model HoldCo-OpCo, memfokuskan diri pada penguatan data kelola dan sinergi penciptaan nilai grup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 20.18
PT Telkom alihkan 90 persen aset infrastruktur jaringan ke InfraNexia
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 21.00
Telkom Rampungkan Spinoff Infranexia
kumparan · 30 September 2026 pukul 20.07
Telkom Spin-Off InfraCo Tahap 2, Nilai Transaksi Capai Rp 49,9 T
Berita terkait
Telkom Buka Peluang Bagi Dividen hingga 90% dari Laba Bersih
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 15.40
Telkom Siapkan Dividen hingga 90% dari Laba Bersih
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.08
Investor Merapat! Ini Bocoran Dividen Telkom dari Laba Tahun Ini
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.42
Telkom Diminta Konsolidasi Fiber BUMN, Aset Mana Saja yang Masuk?
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.32