Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Telkomsel dan Provinsi Bali Hadirkan Ekosistem "AI for Education"

Telkomsel bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali, Gasing Academy, Kuncie, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya untuk meluncurkan ekosistem "AI for Education" di Bali. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi guru dan siswa melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran digital. Program ini selaras dengan Asta Cita keempat Presiden Indonesia, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan.

Ekosistem ini mencakup peningkatan kompetensi guru melalui pendekatan GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) dari Gasing Academy, pembelajaran siswa berbasis permainan melalui platform Sacred Octagon yang didukung AI, serta dukungan Skul Pintar untuk asesmen. Hasil program akan dipantau berbasis data untuk evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menekankan bahwa numerasi bukan hanya kemampuan berhitung, tetapi juga fondasi berpikir kritis dan pengambilan keputusan.

Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif ini sebagai bagian dari upaya membangun SDM Bali Unggul. Kolaborasi ini juga memastikan guru tetap menjadi pusat pembelajaran, dengan AI berperan sebagai alat bantu, bukan pengganti. Pencetus metode GASING, Prof. Yohanes Surya, menyatakan bahwa tidak ada anak yang bodoh, hanya belum mendapatkan kesempatan belajar yang tepas. Telkomsel sebelumnya juga meluncurkan Paket Bundling Telkomsel x Sacred Octagon melalui aplikasi MyTelkomsel dan by.U untuk memperluas akses pembelajaran numerasi digital.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait