Temukan Optogenetika, 3 Ilmuwan Raih Nobel Kedokteran 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga ilmuwan, Karl Deisseroth (AS), Peter Hegemann (Jerman), dan Georg Nagel (Jerman) menerima Nobel Fisiologi atau Kedokteran 2026 atas penemuan optogenetika. Teknik ini menggunakan cahaya untuk mengendalikan sel saraf, membuka cara baru mempelajari otak manusia. Penemuan memungkinkan peneliti mengaktifkan atau mematikan aktivitas sel saraf di otak hidup untuk memahami perilaku seperti belajar, takut, dan kecanduan. Hadiah senilai 12 juta krona Swedia dibagi ketiganya. Para peneliti berharap teknologi dapat meningkatkan implan kokla dengan stimulasi yang lebih presisi. Optogenetika kini banyak digunakan di laboratorium global untuk menelusuri misteri otak.
Bagikan
Berita terkait
Bak Professor X, Kursi Roda Ini Bisa Bergerak Cuma Pakai Pikiran
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.30
Ketika Tubuh Manusia Menjadi Router
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 10.56
Ilmuwan Ungkap Otak Manusia Ternyata Ada Dua
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 20.20
RS Abdi WaluyoRaih Penghargaan The Frontier of Medical Technology
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.14