Tinggalkan Gaji Rp 2 Miliar, Peneliti Elit Pulang Kampung untuk Bertani
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ning Boyu, peneliti elit China berusia 30 tahun, meninggalkan gaji Rp 2,5 miliar per tahun di Huawei untuk kembali ke pertanian jagung di kampung halamannya di Provinsi Hunan. Ia memiliki gelar sarjana dan Ph.D. serta 21 publikasi tentang komunikasi nirkabel, sekaligus berprestasi luar biasa dalam akademik dan ekstrakurikuler. Di Huawei, ia terpilih dalam program Top Mind, tetapi merasa tekanan dan keraguan akan nilai jangka panjang penelitiannya di tengah kemajuan AI. Ia mengundurkan diri pada 5 Agustus 2023 dengan gaji harian USD 1,40, tetapi senang mengalami pertanian. Keputusannya hanya sementara; ia akan melanjutkan beasiswa Marie Curie di KTH Royal Institute of Technology di Swedia sebelum kembali ke China untuk penelitian.
Bagikan
Berita terkait
Suka Gonta-Ganti Kelamin, Rahasia Kesukaan Warga RI Kini Diungkap
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.20
Profesi Tercela Ini Terancam Punah, Penggantinya Jauh Lebih Jahat
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.15
Video: Kecanggihan Teknologi Drone, Bisa Bantu Petani Genjot Produksi
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.22
OpenAI Astra Klaim Pecahkan 10 Masalah Matematika yang Lama Buntu
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 08.15