Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Trump Bilang Bulan Milik Amerika, Warga Dunia Silakan Minggir Dulu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial di media sosialnya, Truth Social, dengan mengklaim Bulan sebagai milik AS dan mengusulkan perubahan nama New Mexico menjadi New America. Pernyataannya disertai gambar hasil kecerdasan buatan (AI), namun klaim ini menimbulkan sorotan karena melanggar prinsip hukum internasional. Secara hukum, AS tidak dapat mengklaim wilayah di luar angkasa hanya dengan menyatakan kedaulatan. Traktat Luar Angkasa (Outer Space Treaty) yang ditandatangani 111 negara pada 1967 secara eksplisit melarang negara mengklaim wilayah antariksa sebagai miliknya. Traktat ini menyatakan bahwa antariksa diperuntukkan bagi seluruh umat manusia, dan setiap pihak berhak melakukan eksplorasi serta akses ke seluruh wilayah luar angkasa. Prinsip ini berlaku tidak hanya untuk Bulan, tetapi juga untuk benda langit lain seperti Mars.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait