Trump Bilang Bulan Milik Amerika, Warga Dunia Silakan Minggir Dulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial di media sosialnya, Truth Social, dengan mengklaim Bulan sebagai milik AS dan mengusulkan perubahan nama New Mexico menjadi New America. Pernyataannya disertai gambar hasil kecerdasan buatan (AI), namun klaim ini menimbulkan sorotan karena melanggar prinsip hukum internasional. Secara hukum, AS tidak dapat mengklaim wilayah di luar angkasa hanya dengan menyatakan kedaulatan. Traktat Luar Angkasa (Outer Space Treaty) yang ditandatangani 111 negara pada 1967 secara eksplisit melarang negara mengklaim wilayah antariksa sebagai miliknya. Traktat ini menyatakan bahwa antariksa diperuntukkan bagi seluruh umat manusia, dan setiap pihak berhak melakukan eksplorasi serta akses ke seluruh wilayah luar angkasa. Prinsip ini berlaku tidak hanya untuk Bulan, tetapi juga untuk benda langit lain seperti Mars.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.20
Donald Trump Terobsesi dengan Gambar Hasil AI
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.05
Postingan Terbaru Trump Caplok Meksiko hingga Greenland
Berita terkait
Trump Unggah Ranking Presiden AS, Ungguli Washington dan Lincoln
Detik.com · 1 September 2026 pukul 00.03
Trump Deklarasikan Dirinya Presiden AS Terhebat Sepanjang Sejarah Amerika
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 07.31
Siapa Natalie Harp? Ajudan Cantik Trump, Protektif dan Buat Semua Risih
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
Akses Unggahan Truth Social Dipungut Biaya, Trump Digugat
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 00.53