Trump Klaim Xi Jinping Setuju AI Diganti jadi 'Super Intelligence'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengklaim Presiden China Xi Jinping setuju mengganti istilah Artificial Intelligence (AI) menjadi 'Super Intelligence'. Trump menyatakan kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan makan malam bersama para pemimpin teknologi, dan telah menginstruksikan Departemen Luar Negeri AS untuk menggunakan istilah baru tersebut dalam dokumen resmi.
Namun, laporan The Hill mencatat bahwa dalam pernyataan resminya di Gedung Putih, Xi Jinping tidak menggunakan istilah 'super intelligence'. Xi justru menekankan pentingnya pengelolaan AI agar tetap berada di bawah kendali manusia demi kesejahteraan masyarakat. Super intelligence sendiri didefinisikan sebagai kecerdasan buatan yang melampaui kemampuan manusia, yang menjadi target sekaligus kekhawatiran banyak pihak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 18.44
Donald Trump Lempar Peringatan Keras ke Xi Jinping! Minta Tiongkok Jangan Coba-coba Bantu Iran!
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.10
Komen Tak Terduga Xi Jinping Soal AS-China di Depan Trump
kumparan · 25 September 2026 pukul 10.57
Foto: Trump Sambut Xi Jinping di Gedung Putih, Bahas Perdagangan hingga Taiwan
Berita terkait
Trump dan Xi Jinping Ketemu Bahas Masa Depan AI, Apa Hasilnya?
Detik.com · 26 September 2026 pukul 19.15
Trump dan Xi Jinping Bakal Duduk Bareng Bahas Perang Tarif hingga AI
Detik.com · 24 September 2026 pukul 22.32
Donald Trump-Xi Jinping Bertemu, Siapa yang Akan Kuasai AI Dunia?
Detik.com · 24 September 2026 pukul 16.20
Jarang Terjadi, Trump Bakal Sambut Langsung Kunjungan Xi Jinping di Bandara
Detik.com · 24 September 2026 pukul 01.26