Twitter Comeback: Startup AS Klaim Lisensi Nama, Masih Sengketa dengan Elon Musk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah startup Virginia bernama Operation Bluebird meluncurkan Twitter.now pada 24 Agustus, sebuah platform media sosial yang meniru tampilan dan fitur Twitter sebelum diganti namanya menjadi X oleh Elon Musk pada 2022. Perusahaan meyakini bahwa penggunaan merek dagang Twitter oleh X Corporation sudah ditinggalkan, sehingga dapat diklaim kembali. Twitter.now menawarkan fitur seperti balasan dan retweet serta sistem pemeriksaan fakta otomatis berbasis AI Gemini bernama Vera. Platform ini saat ini hanya tersedia untuk founding member dengan biaya $20, belum ada versi gratis.
Namun, langkah ini masih berhadapan dengan sengketa hukum dengan X Corporation. Pada April 2026, seorang hakim pengadilan federal di Delaware menyatakan bahwa X tampaknya telah melepaskan klaim atas kata 'tweet' dan logo burung Twitter, sekaligus menyiratkan hal yang sama mungkin berlaku untuk nama 'Twitter'. Meski belum ada putusan tertulis, pendiri Operation Bluebird Stephen Coates menganggap pernyataan hakim sebagai cukupnya untuk melanjutkan peluncuran.
X Corporation belum memberikan tanggapan resmi terkait peluncuran ini. Twitter.now masih dalam tahap awal dengan ratusan pengguna. Operation Bluebird menegaskan bahwa mereka bukan bagian dari X dan tidak berafiliasi dengannya. Mereka berupaya membangun ruang publik digital yang lebih aman dengan Vera, sistem yang memverifikasi kebenaran informasi secara real-time.
Bagikan
Berita terkait
Medsos Burung Biru Comeback, Startup Operation Bluebird Luncurkan Twitter.now
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 17.48
Elon Musk Rilis Layanan Perbankan X Money, Apa Keunggulannya?
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 10.35
Meta Sepakat Bayar Uang Damai Rp 318 T, Sengaja Bikin Remaja Kecanduan Medsos
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 16.33
Bos ChatGPT, Elon Musk, hingga Jeff Bezos, Inilah Orang-Orang Paling Berkuasa di Dunia AI
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.16