Virus Berbahaya Serang Pengguna iPhone, Begini Cara Hentikannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan malware berbahaya dilaporkan menargetkan pengguna iPhone di berbagai belahan dunia. Malware tersebut, yang dinamai Darksword dan Coruna, mampu mencuri informasi dari perangkat dan telah dianalisis oleh perusahaan keamanan siber Lookout, iVerify, serta Google. Analisis mengungkap eksploitasi baru yang berpotensi dimanfaatkan oleh entitas kriminal.
Darksword secara spesifik menargetkan negara seperti Arab Saudi, Turki, Malaysia, dan Ukraina, dengan keterlibatan vendor pengawasan komersial Turki, PARS Defense. Kerentanan ini mempengaruhi iPhone yang menjalankan iOS versi 18.4 hingga 18.6.2, dan infeksi terjadi melalui puluhan situs web Ukraina. Para peneliti memperkirakan antara 220 juta hingga 270 juta iPhone masih rentan terhadap serangan ini.
Apple menyarankan pengguna untuk memperbarui perangkat lunak guna mengatasi kerentanan. Juru bicara Apple menekankan bahwa eksploitasi terkait software usang dan dapat diatasi dengan update, yang menjadi langkah pencegahan utama. Hingga kini, jumlah pasti iPhone yang telah terinfeksi belum diketahui.
Bagikan
Berita terkait
Awas! Celah Keamanan di Zoom Bisa Dipakai Bobol Android dan iPhone
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.34
Celah Keamanan Zoom Bisa Ambil Alih Perangkat, Pengguna Diminta Update
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.18
Survei Ungkap Pengguna Mac Lebih Banyak Jadi Sasaran Serangan Siber
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.03
Malware GoSerpent Bidik Lembaga Pemerintah dan Diplomatik di Asia Tenggara, Ini Modusnya
JawaPos · 5 Agustus 2026 pukul 18.07