WhatsApp dan Telegram Ditinggalkan, Gen Z Mulai Pindah ke Penggantinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Generasi Z mulai meninggalkan WhatsApp dan Telegram untuk beralih ke aplikasi komunikasi yang sengaja memperlambat pengiriman pesan. Aplikasi seperti Carrier Pigeon dan Roost mengirim pesan melalui burung merpati virtual dengan kecepatan 177 km/jam. Untuk jarak dekat pesan tiba dalam detik, namun antarbenua membutuhkan berjam-jam. Ada peluang 0,2% pesan tersesat. Aplikasi ini dikembangkan dalam tiga minggu oleh Noah Iarrobino dan dianggap "tidak berguna". Roost berhasil menarik 300.000 pengguna dalam beberapa minggu. Tren ini mengubah paradigma komunikasi cepat menjadi lebih sengaja, mengurangi tekanan untuk merespons instan dan membuat pesan lebih bermakna.
Bagikan
Berita terkait
Gen Z Mulai Tinggalkan WhatsApp-Telegram, Chating Pakai Cara Baru
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.30
Satu Konten Viral Bisa Dimaknai Berbeda, Guru Besar UK Petra Kenalkan Metode Riset Ini
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 20.02
Bahas Isu Strategis, Nation Building Conference 2026 Siapkan White Paper untuk Pemerintah
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 18.00
10 Emoji Paling Populer di Dunia Saat Ini
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.40