Yacht Mewah Zuckerberg Dituding Ogah Bantu Kapal Terdampar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Super yacht bernama Launchpad milik CEO Meta Mark Zuckerberg, Mark Zuckerberg, dituduh tidak membantu sebuah perahu kecil yang terdampar di perairan Farragut Bay, Alaska. Insiden ini terjadi ketika perahu kecil kehabisan bahan bakar dan membutuhkan bantuan. Berdasarkan data Automatic Identification System (AIS), kapal Wilderness Legacy yang akhirnya menyelamatkan perahu tersebut sempat berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, data pelacakan menunjukkan bahwa Launchpad berada lebih dekat dengan perahu yang bermasalah, tetapi kru kapal mewah itu tidak merespons permintaan bantuan. Kapten kapal Wilderness Legacy sempat mengumumkan hal ini kepada penumpangnya, yang lalu memicu kemarahan dan kekecewaan di kalangan penumpang.
Menanggapi tudingan ini, juru bicara Zuckerberg, Brian Baker, membantah klaim tersebut. Ia menjelaskan bahwa Zuckerberg dan keluarganya tidak berada di dalam yacht pada saat insiden terjadi. Baker juga menyatakan bahwa kru Launchpad tidak merespons karena masalah frekuensi komunikasi yang berbeda dengan yang digunakan oleh Penjaga Pantai AS, bukan karena sengaja mengabaikan permintaan bantuan. Selain itu, ia menegaskan bahwa berdasarkan laporan Penjaga Pantai, perahu yang terdampar tidak dalam kondisi bahaya yang mengancam nyawa.
Pihak US Coast Guard juga memberikan klarifikasi terkait insiden ini. Spesialis Urusan Publik Coast Guard, Shannon Shepard, menyatakan bahwa pada pukul 21.21, perahu tersebut ditentukan tidak dalam kondisi bahaya, sehingga hanya dikeluarkan siaran permintaan bantuan kelautan biasa. Akhirnya, kapal Wilderness Legacy berhasil menyelamatkan perahu kecil tersebut dengan aman.
Bagikan
Berita terkait
Elon Musk-Mark Zuckerberg Kumpul di Jamuan Xi-Trump, Total Harta Tembus Rp 39.429 Triliun
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 10.47
Punya Rp 4.518 Triliun, Zuckerberg Masih Pakai Galaxy S24 Ultra
Detik.com · 25 September 2026 pukul 09.45
FOTO: Mark Zuckerberg Pamer Deret Kacamata Pintar Terbaru Meta
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.15
Xi Jinping Mau ke AS Bertemu Trump, Bakal Dijamu Elon Musk-Mark Zuckerberg
Detik.com · 23 September 2026 pukul 08.24