10 Tahun SUN Energy, Tak Lagi Sekadar Pasang Panel Surya, Kini Bidik Elektrifikasi Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

SUN Energy, yang telah beroperasi selama 10 tahun, kini memperluas fokus usahanya dari pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ke solusi energi terintegrasi untuk sektor industri. Perusahaan tidak hanya menawarkan pemanfaatan energi surya, tetapi juga efisiensi energi, sistem penyimpanan listrik, manajemen energi, dan elektrifikasi kendaraan operasional. Ekspansi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas kebutuhan energi bersih di kalangan dunia usaha.
Head of Marketing SUN Energy, Anggita Pradipta, menyatakan bahwa perkembangan kebutuhan pelanggan menjadi salah satu alasan utama perusahaan memperluas lini bisnisnya. Menurutnya, kebutuhan akan energi bersih kini melibati berbagai aspek, termasuk mobilitas dan elektrifikasi, yang sebelumnya tidak menjadi fokus utama.
Chief Customer Relations and Marketing Officer SUN Energy, Oky Gunawan, mengungkapkan bahwa selama 10 tahun beroperasi, perusahaan berhasil mengembangkan kapasitas energi surya lebih dari 430 megawatt (MW). SUN Energy juga telah memperluas operasionalnya ke beberapa negara di kawasan Asia Pasifik, seperti Australia, Vietnam, dan Thailand. Dengan perkembangan ini, perusahaan kini menempatkan dirinya sebagai penyedia solusi energi yang mencakup berbagai kebutuhan pelanggan, bukan sekadar pengembang PLTS.
Bagikan
Berita terkait
New York Teratas, Hong Kong Pimpin Asia di Daftar Pusat Keuangan Dunia
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 19.30
Kawasan Asia-Pasifik Dorong Pertumbuhan Penerbangan Global dengan Kebutuhan 19.120 Pesawat Baru
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.22
Kisah Matori Andalkan PLTS untuk Ekonomi Sirkular Sampah
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.50
Trans Mall Group Pasang PLTS 12,34 MWp di 16 Lokasi, Hemat Listrik 10%
Detik.com · 15 September 2026 pukul 12.19