12 Fitur Google Maps yang Jarang Diketahui untuk Industri Wisata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Google Maps meluncurkan fitur Ask Maps berbasis AI Gemini di Indonesia pada 6 Agustus 2026, yang memungkinkan pengguna merencanakan perjalanan menggunakan bahasa alami seperti mencari tempat wisata keluarga dekat Malioboro yang tidak terlalu ramai. Fitur ini memberikan rekomendasi real-time beserta kondisi lalu lintas, serta mendukung kolaborasi tim dalam membuat dan mengorganisir daftar hotel, restoran, atau titik kumpul.
Dua belas fitur jarang diketahui ini dirancang untuk membantu profesional pariwisata seperti tour guide, travel planner, dan operator tur. Di antaranya, kemampuan menambahkan hingga sembilan pemberhentian dalam satu rute navigasi, memprediksi durasi perjalanan berdasarkan tanggal dan jam tertentu, mengunduh peta area untuk penggunaan offline, hingga memantau tingkat keramaian tempat wisata. Fitur lain seperti Street View, pengukuran jarak manual, dan Plus Code juga mendukung efisiensi perencanaan dan operasional tur.
Google Maps juga menjalin kerja sama dengan KRL Jabodetabek untuk pemantauan jadwal real-time, serta menggabungkan data dari citra satelit, peta jalan, dan kontribusi pengguna untuk menyajikan informasi akurat dan terkini di seluruh dunia.
Bagikan
Berita terkait
Google Maps Kini Dilengkapi Fitur Ask Maps, Ini Manfaatnya
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.56
Google Maps Makin Canggih, Kini Bisa Pesankan Makanan hingga Carikan Hotel
JawaPos · 8 Agustus 2026 pukul 18.26
Daftar Fitur Tersembunyi Google Maps Buat Mempermudah Perjalanan
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.30
Bali Interfood 2026 Jadi Ajang Unjuk Gigi UMKM, Kabar Baik Tahun Depan
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 18.29