12 Juta Buku Sekolah di Ukraina Hancur Akibat Serangan Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan udara Rusia ke gudang-gudang di Kyiv dan kota-kota sekitar ibu kota Ukraina selama lima hari berturut-turut menyebabkan toko-toko kosong dan menghancurkan sekitar 12 juta buku pelajaran menjelang tahun ajaran baru. Serangan ini merupbagian dari peningkatan serangan udaranya dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari empat tahun setelah invasi penuh Rusia ke Ukraina. Dua serangan besar pada Juli menewaskan hampir 50 warga sipil, sementara serangan pada Sabtu menewaskan 38 orang. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan akan mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Ukraina. Awal bulan ini, serangan ke gudang di Kharkiv juga menghancurkan 8 juta buku, yang dikecam keras sebagai serangan terhadap budaya Ukraina. Kegiatan belajar di sekolah Ukraina dijadwalkan dimulai kembali, namun kepastian orang tua mengirim anak-anak belum diketahui. Sekolah memiliki tempat perlindungan dan opsi pembelajaran daring tersedia.
Bagikan
Berita terkait
Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian ESDM Rp 27,37 T untuk 2027
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 21.51
Bahlil Usulkan Anggaran Kementerian ESDM di 2027 Rp27,3 Triliun
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.00
Kemlu sedang verifikasi WNI yang diduga bergabung militer Rusia
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 15.05
Ciptakan Neraka Musim Dingin, Rusia Gelar Serangan Besar-besaran ke Fasilitas Energi Ukraina
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 20.04