Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

176,20 Hektare Kawasan Gunung Bromo Terbakar, Pemadaman via Darat dan Udara

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, sejak Senin (3/8/2026). Hingga Sabtu (8/8/2026) malam, tim gabungan masih melakukan penanganan. Kebakaran mencakup kawasan Gunung Bromo Watu Gede di Kabupaten Probolinggo dan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jantur di Kabupaten Malang. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 176,20 hektare dan masih dalam proses pendataan. Tidak ada laporan korban jiwa, menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, pada Minggu (9/8/2026).

Berdasarkan pemutakhiran penanganan hingga pukul 21.30 WIB, tim gabungan masih berada di area JLKT untuk menangani api yang mendekati ruas jalan. Sempat muncul titik api di jalur Jemplang menuju Watu Gede di Kabupaten Malang, tetapi telah dikondisikan oleh tim darat sehingga tidak ada lagi titik api di lokasi. Hot spot masih terpantau mengeluarkan asap di area Pusung Ledok Bedor. Cuaca di wilayah Bromo cerah dengan kecepatan angin sedang, dan tim terus memantau untuk mengantisipasi perubahan arah atau penyebaran api.

Penanganan dilakukan melalui operasi darat dan udara. Tim gabungan terdiri dari BNPB, BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, TNBTS, Polhut, Perhutani, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Mereka menggunakan satu truk pemadam, metode manual gepyok, serta sprayer untuk memadamkan api.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait